Solo Backpacker Jepang 5 Hari Cuma 4,5 Juta

Agustus 2017 ini akhirnya saya bisa mewujudkan impian (agak lebay sih)--hasrat saya--untuk menginjakkan kaki di Jepang! Sebelum saya menceritakan dengan rinci perjalanan kilat saya di sana, saya akan menulis sedikit tentang latar belakang dan ringkasan perjalanan saya di sana.

Oke. Perlu diketahui, saya membuat rencana perjalanan ke Jepang ini dadakan sebelum saya mulai kerja di tempat baru. Visa Jepang pun saya buat agak apa adanya, dan visa itu baru keluar sehari sebelum hari keberangkatan!

Perlu diketahui juga bahwa perjalanan ini jadi pertama kalinya saya keluar negeri (selain Singapura dan Malaysia :P), belum pernah ke Jepang sebelumnya, pengangguran, pergi sendiri, cuma punya modal 5 juta, dan hanya dilakukan selama 5 hari dari tanggal 9-13 Agustus dengan tujuan Tokyo dan Gunung Fuji.

Setelah visa didapat, saya pun langsung menukarkan modal saya ke mata uang Jepang, Yen, di money changer pinggiran kota. Tadinya pingin 5 juta, tapi yang saya tukar cuma 4,5 juta dengan kurs 122 per 8 Agustus 2017*. Dengan menambah Rp14.000, uang saku untuk acara solo backpacker saya di Jepang pun dapat 37.000 Yen.

Fyi, selain tiket dan biaya visa, untuk keperluan solo backpacker (or backpacking) di Jepang saya hanya baru memesan penginapan untuk satu malam dan itu nggak mengeluarkan uang karena pakai voucher.

Dengan modal 37.000 Yen, saya memperhitungkan uang tersebut digunakan untuk:

  • Akomodasi + trasnport 19.520 Yen
  • Makan + minum 6.000 Yen
  • Beli kartu SIM 5000 Yen (internet kebutuhan pokok ketiga, sis!)
  • Sisa untuk kebutuhan tak terduga dan oleh-oleh

Lalu bagaimana realisasinya? Nih, aku jabarin transaksi modal yang aku lakukan selama perjalanan:

Hari pertama, 9 Agustus 2017 | Haneda Airport - Tokyo - Kawaguchiko

Itoya, toko buku yang usianya sudah seabad berdiri di Ginza

- Beli kartu SIM prabayar Docomo 1 GB internet only 7 Hari (gratis untuk beragam aplikasi pesan) di Haneda Airport = 4.500 Yen / Rp549.000
- Beli unlimited Metro and Toei Pass 24-Hour + Keikyu Line dari Haneda Airport ke Sengakuji Station di Haneda Airport =  1.200 Yen / Rp146.400
- Sewa loker koin kecil (muat tas 50 liter) di Shimbashi = 300 Yen / Rp36.600
- Beli souvenir di Toko Buku Itoya di Ginza = 1.200 Yen / Rp146.400
- Beli tiket bus ke Kawaguchiko Station (lokasi penginapan malam pertama yang berjarak 2 jam dari Tokyo) di Shibuya = 1.800 Yen / Rp219.600
- Beli air mineral 600 ml di Kawaguchiko = 130 Yen / Rp15.860

:. 9.130 Yen / Rp1.113.860

Hari kedua, 10 Agustus 2017 | Tokyo

Stasiun Kawaguchiko yang menawan ketika malam

-  Beli tiket dari Kawaguchiko Station ke Shibuya Mark City di Kawaguchiko 1.800 Yen / Rp219.600
- Beli air mineral botol ukuran sedang di Shimbashi Station = 110 Yen / Rp13.420
- Beli 2 sandwich dan kue krim apel di Shimbashi Station :9 = 497 Yen / Rp60.634
- Bayar sewa loker koin kecil (kelebihan hari) di Shimbashi =300 Yen / Rp36.600
- Beli tiket metro Ginza Line Shimbashi - Ginza - Shibuya = 620 Yen / Rp75.640
- Sewa penginapan female dorm Shinjuku Kuyakusho-mae Capsule Hotel di Shinjuku = 4.500 Yen / Rp549.000
- Isi perut dan manjain lidah, hedon di Family Mart dekat penginapan = 1.034 Yen / Rp126.148

:. 8.861 Yen / Rp1.080.042


Hari ketiga, 11 Agustus 2017 | Tokyo - Kawaguchiko - Gunung Fuji

Pemandangan jalanan kota di daerah wisata Asakusa

- Beli Toei One Day Pass di Shinjuku Sanchome Station = 500 Yen / Rp61.000
- Beli oleh-oleh kartu pos di Asakusa = 750 Yen / Rp91.500
- Nyobain kartu keberuntungan Omikuji = 100 Yen / Rp12.200
- Beli tiket JR Express tujuan Otsuki di Shinjuku = 2.250 Yen / Rp274.500 
- Beli tiket kereta lokal Otsuki tujuan Kawaguchiko di Otsuki Station = 1.140 Yen / Rp139.080
- Sewa loker koin ukuran kecil di Kawaguchiko Station = 400 Yen / Rp48.800
- Beli es krim lavender di Herb Hall Kawaguchiko = 350 Yen / Rp42.700
- Beli bekal buat naik Gunung Fuji di Seven Eleven = 709 Yen / Rp86.498
- Beli tiket Kawaguchiko Station ke Fuji Subaru Line PP = 2.100 Yen / Rp256.200
- Nyobain udon di resto Fuji 5th Station = 800 Yen / Rp97.600
- Beli kartu pos Gunung Fuji = 600 Yen / Rp80.520
- Bayar retribusi mendaki Gunung Fuji = 1000 Yen / Rp122.000 

:. 10.699 Yen / Rp1.305.278


Hari keempat, 12 Agustus 2017 | Gunung Fuji - Haneda Airport (nginep semalam)

Hampir di Puncak Gunung Fuji bersama kenalan orang Indonesia dan Bendera Merah Putih

- Bayar toilet di Gunung Fuji = 200 Yen / Rp24.400
- Beli oleh-oleh Gunung Fuji di Fuji 5th Station = 1.850 Yen / Rp225.700
- Bayar toilet di Fuji 5th Station = 100 Yen / Rp12.200
- Bayar sewa loker koin (kelebihan hari) di Kawaguchiko Station = 400 Yen / Rp48.800
- Beli makanan di Lawson Kawaguchiko = 258 Yen / Rp31.476
- Beli tiket bus Kawaguchiko Station ke Haneda Airport = 2.470 Yen / Rp301.340
- Mandi di Shower Room di Haneda Airport = 1.030 Yen / Rp125.660
- Beli kopi dengan voucher di Tully's Coffee Haneda Airport = 270 Yen / Rp32.940

:. 6.578 Yen / Rp802.516

Hari kelima, 13 Agustus 2017 | Haneda Airport
Mengisi pagi terakhir di Tokyo dengan bersantai melihat pesawat di teras pandang


- Beli sarapan di Seven Eleven Haneda Airport = 400 Yen / Rp48.800
- Beli oleh-oleh bebas pajak di Haneda Airport = 780 Yen / Rp95.160

:. 1.180 Yen / Rp143.960

Total biaya perjalanan saya 5 hari di Jepang
36.448 Yen / Rp4.446.656
:. sisa 533 Yen dari 37.000 Yen yang dibawa 
 ***

Kalau liat dari modal yang dibawa sih pas banget ya! Tapi kalau dari evaluasi saya, total pengeluaran tersebut bisa dibilang hemat, tapi masih sangat bisa ditekan.

1) Biaya ini terasa hemat, karena: saya nggak banyak jajan dan kulineran, saya menghindari sewa penginapan saat di Gunung Fuji dan memilih tidur gratis di bandara Haneda di malam terakhir.

2) Biaya ini bagi saya masih bisa ditekan, jika: nggak ada adegan kelupaan loker di hari pertama (detilnya nanti saya ceritain di tulisan perjalanan saya), nggak musti bolak-balik Kawaguchiko kalau nggak ada yang bikin saya labil (ada ceritanya juga), nggak musti naik kereta ke Kawaguchiko untuk yang kedua kali kalau nggak pas tanggal merah (Hari Gunung 11 Agustus), kalau bisa booking penginapan di Shinjuku jauh-jauh hari (bukan on-the-spot).

Comments

  1. aaaak Jepang. aku suka Jepaaaang. Pengen ke Jepang jugaa. btw, makasih sharingnyaa.

    ReplyDelete

Post a Comment